Insecure Bisa Datang Kapan Saja, Berdamailah Dengannya
(Resensi Buku
Insecurity Is My Middle Name)
Identitas buku:
Judul Buku : Insecurity Is My Middle Name
Nama Pengarang : Alvi Syahrin
Penerbit : Alvi Ardhi Publishing
Tahun terbit : 2021
Jumlah Halaman : 264 halaman
ISBN : 978-623-97002-0-1
Genre : Self Improvement
Harga : Rp93.000,- (Harga pulau jawa)
Pesan bukunya di sini ya ^^
Kata “Insecure”
belakangan ini menjadi kata yang sering diungkapkan ketika melihat
keberhasilan, kelebihan atau kehebatan yang dimiliki orang lain. Insecure
sendiri merupakan perasaan cemas, tidak aman, dan khawatir terhadap sesuatu.
Perasaan ini sering dirasakan banyak orang dan menjadi hal yang menggangu untuk
kepercayaan diri karena adanya rasa ini membuat orang membanding-bandingkan
dirinya dengan orang lain, iri dan selalu memikirkan validasi orang lain tiap
melakukan sesuatu. Kemunculan rasa ini sering membuat orang ragu akan
kemampuannya sehingga takut untuk memulai sesuatu dan menyerah sebelum mencoba.
Buku Insecurity
Is My Middle Name ditulis oleh Alvi Syahrin yang merupakan penulis buku
seri Jika Kita, yaitu Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta, Jika Kita Tak
Pernah Jadi Apa-apa, dan Jika Kita Tak Pernah Baik-baik Saja. Ketiga
buku seri ini sering masuk ke jajaran buku-buku best seller sehingga membuat
nama Alvi Syahrin semakin dikenal terutama di kalangan remaja. Sedangkan buku My
Insecurity Is My Middle Name ini menjadi buku pertama Alvi Syahrin dengan
seri buku terbarunya yaitu seri self healing. Buku ini akan membantu pembaca
untuk berdamai dengan rasa Insecure yang seringkali muncul dan sulit
dikendalikan.
Isi dari buku Insecurity
Is My Middle Name ini terbagi menjadi 5 bagian Insecurity dengan total
keseluruhan bab yang dibahas yaitu ada 45 bab. Adapun 5 bagian tersebut yaitu:
1.
Insecurity I : Fisik
Yang Kurang Menarik
2.
Insecurity II : Masa
Depan Yang Buram
3.
Insecurity III: Jauh
Tertinggal Dari Teman-temanku
4.
Insecurity IV : I
Hate Myself
5.
Insecurity V :
Berdamai Dengan Insecurity
Bagian pertama
sampai dengan keempat, penulis mengajak pembaca untuk membahas satu-persatu
berbagai macam insecurity yang ada, dari insecure karena fisik,
masa depan, pencapaian teman, sampai dengan kekurangan yang ada pada diri
sendiri. Pada bagian akhir penulis menjelaskan bahwa insecure dapat hilang
akan tetapi ada kemungkinan datang kembali, jadi pilihan yang tepat yaitu berusaha
untuk terus berdamai dengannya, karena insecurity tak selamanya memberi dampak
buruk tapi juga memiliki sisi positif yaitu menjadi penggerak untuk bisa
bangkit dan lebih semangat lagi serta menjadi hal yang dapat memotivasi untuk
terus tumbuh menjadi versi terbaik diri sendiri. Hal ini bisa dilihat dari 2
bab dibagian terakhir yaitu “Tapi Kita Butuh Insecurity” dan “Insecurity Is My
Middle Name”.
Kutipan atau pesan
dari buku ini yang paling saya ingat yaitu:
“Belajarlah cara bersabar pada
saat nggak mampu lagi untuk bersabar. Temukan hikmah saat semua berantakan.”
(hal.. 209)
“If you feel insecure, Allah
can make you feel secure, but every good thing takes time” (hal. 261)
Kelebihan
Buku Insecurity
is My Middle Name berbeda dengan buku self improvement yang lain,
membacanya seakan-akan sedang bersama penulis berbicara secara langsung. Setelah
membaca buku ini saya merasa lebih bisa mengendalikan rasa insecure dan
bisa lebih menenangkan pikiran yang sering overthingking. Untuk bahasa
yang digunakan dalam buku cukup ringan, mudah dipahami, diksi yang dipakai
sederhana, dan setiap paragraf tidak terlalu panjang sehingga tidak membosankan
untuk dibaca. Saya sendiri tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya,
terlalu larut dalam tulisan karena banyak hal yang related dengan yang
saya alami. Buku ini juga membantu saya untuk lebih dekat kepada Allah, karena
solusi dari permasalahan setiap rasa insecure yang ada dalam buku ini
adalah melibatkan Allah dalam urusan dan hampir di setiap bahasan terdapat ayat
Al-Qur’an maupun hadits Rasul yang lebih menguatkan argument penulis.
Dari segi tampilan,
buku ini memiliki desain cover yang bagus dan benar-benar menggambarkan kalau
ini merupakan buku self healing yang menenangkan, setiap kalimat penting
ditandai dengan ukuran yang lebih besar, lay out rapi, sehingga membuat
buku ini lebih enak dibaca
Kekurangan
Dari fisik
bukunya masih ada beberapa halaman yang cetakannya seperti memudar dan ada yang
terlalu tebal. Sedangkan isinya, terdapat
beberapa kata atau kalimat dalam bahasa inggris sehingga pembaca yang belum
paham artinya harus mencari terjemahannya terlebih dulu.
Kesimpulan
Buku ini sangat recommended
khususnya untuk kamu yang sering merasa insecure dan overthingking.
Isi bukunya menarik, related, tidak membosankan, dan susunan katanya
bagus. Selain itu buku ini juga bisa dibaca berulang-ulang tiap kali rasa insecure
itu datang.
